Empu Sardi, Pelestari Motif Batik di Dinding  

Bondan Wicaksono
07/01/2010 23:23
Liputan6.com, Sragen: Melukis tembok gedung kesenian dengan bermacam motif batik. Inilah cara Empu Sardi melestarikan warisan budaya Indonesia. Cat dan kuas menjadi alat utama untuk menorehkan lukisannya ke sebuah dinding.

Saat ditemui SCTV di Sragen, Jawa Tengah, baru-baru ini, Empu Sardi mengaku kecintaan pada batik diperolehnya sejak masih berusia belasan tahun. Bagi Sardi, membatik tak melulu di kain atau kayu. Sebab, seni bisa dituangkan pada beragam media, asalkan mewakili inspirasi.

Sudah lebih dari delapan motif batik tradisional dan modern berhasil dibuat Sardi. Hasilnya? Bisa dilihat pada bagian depan auditorium Radio Siaran Pemerintah Daerah (RSPD) Sragen. Sardi berharap, jika Sragen benar-benar menjadi salah satu produsen batik, maka lukisan budaya ini harus bisa berkembang beriringan. Misalnya menghiasi dinding kantor pelayanan publik.(OMI/ANS)


Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code